Itu motor kipas pendingin udara adalah jantung dari sistem pendingin udara, yang bertanggung jawab untuk mengedarkan udara dan memastikan pendinginan dan pemanasan. Meskipun motor kipas umumnya dirancang agar kuat dan tahan lama, berbagai kesalahan tidak dapat dihindari selama operasi jangka panjang. Pemahaman menyeluruh tentang penyebab, gejala, dan solusi untuk kesalahan umum ini sangat penting untuk pemeliharaan pendingin udara rutin dan pemecahan masalah.
1.
Gejala: Motor membuat suara yang tidak biasa selama operasi, seperti mencicit, penggilingan tajam, atau klik yang tidak teratur. Dalam kasus yang parah, motor dapat melambat, macet, atau bahkan gagal memulai.
Analisis Profesional: Bantalan adalah landasan operasi motorik, mendukung rotor. Ada dua jenis bantalan motor kipas yang umum: bantalan yang mengandung oli dan bantalan bola. Seiring waktu, pelumas dalam bantalan yang mengandung minyak menguap atau mengering, meningkatkan gesekan dan menghasilkan kebisingan. Bantalan bola dapat dipakai dan karat karena debu, kotoran, atau operasi berkecepatan tinggi yang berkepanjangan, yang menyebabkan gesekan yang tidak merata antara bola dan balapan dalam dan luar, menghasilkan kebisingan abnormal. Ini adalah salah satu kesalahan motor kipas yang paling umum dan pada dasarnya adalah keausan mekanis.
2. Kelelahan Koil Motor
Gejala Kesalahan: Motor gagal memulai atau berhenti segera setelah mulai, disertai dengan bau yang terbakar. Menyentuh casing motor menunjukkan suhu tinggi yang tidak normal.
Analisis Profesional: Kelelahan koil motor disebabkan oleh arus berlebih, tegangan berlebih, atau overheating. Ketika bilah kipas macet oleh benda asing atau bantalan terkunci, rotor tidak dapat berputar, menyebabkan peningkatan tajam pada arus di gulungan motor, menghasilkan panas yang signifikan dan membakar isolasi. Selain itu, tegangan pasokan tinggi yang tidak normal (tegangan berlebih) dapat memecah isolasi, menyebabkan sirkuit pendek koil. Disipasi panas yang buruk dan operasi suhu tinggi yang berkepanjangan juga dapat mempercepat penuaan bahan isolasi, yang pada akhirnya menyebabkan koil pendek atau terbuka. Kelelahan koil tidak dapat diubah, dan motor harus diganti.
3. Kegagalan kapasitor
Gejala kesalahan: Motor mengalami kesulitan mulai, kecepatan lambat, atau bahkan suara bersenandung, tetapi tidak akan berputar. Menggerakkan dengan lembut bilah kipas akan memungkinkan motor untuk berputar, tetapi pada kecepatan yang tidak normal.
Analisis Profesional: Kapasitor awal adalah komponen penting dalam motor AC fase tunggal. Ini memberikan perbedaan fase selama startup, menghasilkan torsi awal. Kapasitor secara bertahap kehilangan kapasitas ketika terpapar suhu tinggi dan tegangan tinggi untuk waktu yang lama. Ketika kapasitansi turun di bawah 80% dari nilai pengenalnya, kemampuan awal motor berkurang secara signifikan. Jika kapasitor gagal sepenuhnya atau menjadi siram terbuka, motor kehilangan torsi mulai, menghasilkan suara bersenandung dan gagal berputar. Kesalahan ini biasanya dapat diselesaikan dengan mengganti kapasitor awal.
4. Kegagalan Papan Pengontrol atau Sirkuit Pengemudi
Gejala Kegagalan: Motor kipas benar -benar tidak responsif dan tidak akan berputar; atau kecepatannya tidak menentu, berfluktuasi; Atau itu tidak menanggapi sinyal kontrol.
Analisis Profesional: Untuk motor kipas DC (BLDC) Brushless, papan sirkuit driver adalah komponen inti. Ini mengintegrasikan sensor Hall, MOSFET (transistor efek lapangan), chip driver, dan MCU (mikrokontroler). Kegagalan komponen ini dapat menyebabkan kegagalan motor. Misalnya, MOSFET terbakar karena arus berlebih dapat mencegah motor menerima sinyal drive; Sensor aula yang rusak mencegah pengontrol menentukan posisi rotor secara akurat dan mencegah pergantian; dan chip pengemudi atau MCU dengan pemrograman yang salah atau rusak juga dapat menyebabkan motor tidak berfungsi. Jenis -jenis kegagalan ini biasanya memerlukan alat diagnostik khusus dan mungkin memerlukan penggantian seluruh papan sirkuit.
5. Gesekan Rotor-Stator
Gejala Kesalahan: Motor memancarkan kebisingan yang keras dan menggiling selama operasi. Membongkar motor mengungkapkan tanda -tanda gesekan yang jelas antara rotor dan inti stator.
Analisis Profesional: Gesekan rotor-stator (juga dikenal sebagai "goresan") adalah kesalahan mekanik yang serius. Kemungkinan penyebab meliputi: keausan bantalan parah yang menyebabkan penyimpangan pusat rotor, lentur poros motor, atau toleransi manufaktur dan perakitan yang berlebihan. Gesekan rotor-stator tidak hanya menghasilkan suara keras tetapi juga menghasilkan suhu tinggi, merusak insulasi koil dan akhirnya membakar motor. Setelah kesalahan ini terjadi, motor biasanya tidak dapat diperbaiki.
6. Tabrakan bilah kipas dengan saluran
Gejala Kesalahan: Motor memancarkan suara "bentak" atau "mengklik" selama operasi.
Analisis Profesional: Kesalahan ini biasanya tidak terkait dengan motor itu sendiri, melainkan masalah instalasi atau lingkungan. Misalnya, deformasi bilah kipas selama transportasi atau pemasangan, atau benda asing (seperti kabel atau fragmen plastik) yang jatuh ke dalam saluran, dapat menyebabkan bilah bertabrakan dengan dinding saluran atau benda asing lainnya selama rotasi kecepatan tinggi. Meskipun ini tidak secara langsung merusak motor, tabrakan jangka panjang akan meningkatkan beban pada motor, menghasilkan peningkatan arus dan panas, yang pada akhirnya dapat memperpendek masa pakai motor.